Minggu, Juni 14, 2026
WES
  • Login
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • News
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • News
  • Video
WES
No Result
View All Result
W-E-S
No Result
View All Result
Home Gagasan

Datang Lebih Lama

Problem utama di lapangan yaitu kita tidak 'datang lebih lama'. Kita menjadi seperti struktur elit yang seolah akan menjadi sinterklas dan membagi sembako atau hadiah kepada mereka.

1 Januari 2021
in Gagasan
Reading Time: 2min read
A A
0
Datang Lebih Lama
132
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sudah 4 hari ini saya ngobrol banyak dengan Pak Ahmad Mahmudi tentang Inovasi Sosial. Sebuah tahapan pemberdayaan yang paling penting. Inovasi sosial ini membutuhkan pikiran tangan terampil untuk menciptakan ekosystem pemberdayaan yang lebih kokoh. Lalu apa problem sebenarnya? Dunia pemberdayaan tidak kurang orang cerdas, bahkan tidak kurang berbagai macam gagasan yang energik dan terdengar sangat inovatif.

Beliau yang memang punya pengalaman dengan Alm. Prof Dawam Rahardjo, Alm Adi Sasono, Alm Mansur Faqih dan tokoh pemberdayaan lain penting untuk saya pribadi cerna kedalaman narasinya. Selama 4 hari ini saya mencoba membedah bagaimana pemberdayaan selain butuh energi social movement juga butuh pemikir-pemikir serius dengan paradigma dan basis filsafat yang memadai.

Problem utama di lapangan yaitu kita tidak ‘datang lebih lama’. Kita menjadi seperti struktur elit yang seolah akan menjadi sinterklas dan membagi sembako atau hadiah kepada mereka. Kita menjadi berjarak dan seolah membangun kelas lain saat berinteraksi. Padahal komplek utama pemberdayaan adalah pada pola komunikasi. Jika komunikasi tidak efektif sejak awal, tentu akan membuat pemberdayaan menjadi terhambat, dan ide-ide sebagus apapun sulit untuk di daratkan.

Kemudian kata “desa binaan” menurut Pak Mahmudi menjadi kontradiksi. Di satu sisi komunikasi harus mengalir, tapi sebutan “desa binaan” menjadi seolah semakin menunjukkan hirarki yang menjadi susunan vertikal. Warga seolah harus dibina, seolah tidak bisa menjadi setara, padahal tugas kita mendampingi mereka sampai mereka menjadi penggerak-penggerak baru di kemudian hari.

Pemberdayaan Masyarakat bukanlah project harian atau bulanan. Ecosystem baru bisa terbentuk dengan baik, yang saya rasakan adalah setelah 1,5 tahun perjalanan. #AyoKeDamRaman #Payungi dengan segala kekurangannya dapat diukur dengan cermat dari pengalaman lapangan. Dan keduanya belum bisa diukur. Proses kreatif yang harus diperankan oleh semua penggerak. Roadmap yang harus mulai didiskusikan setelah satu persatu gagasan sudah di daratkan.

Pak Mahmudi memberi isyarat serius soal ‘Datang Lebih Lama’. Kita yang selama ini menganggap semuanya akan berjalan mulus, dan ecosystem telah mapan harus waspada. Datang lebih lama adalah upaya kita merawat kekeluargaan, mengenal lebih dalam, kepercayaan timbal balik, dan tentu sanggup berimajinasi dengan sungguh-sungguh.

Saya punya pengalaman di Dam Raman dengan Pak Suyono. Dan di payungi dengan Pak Ahmad Tsauban dan Pak Asep Hidayat Adacom. Sebuah contoh patner yang baik, yang selesai dengan urusan uang. Mau berkorban dan sanggup membangun roadmap untuk pemberdayaan yang lebih jauh. Di situlah pentingnya semua penggerak pemberdayaan untuk mau Datang Lebih Lama.

Dharma Setyawan
Penggerak Pasar Yosomulyo Pelangi

ShareSendShare
Previous Post

Bincang Kopi – Eps 01 Kopi dan Trend di Indonesia

Next Post

Payungi Jadi Lokasi KKL Tematik Mahasiswa IAIN Metro

Related Posts

Ekowisata Hutan Mangrove, Yuk Kunjungi!

Ekowisata Hutan Mangrove, Yuk Kunjungi!

by Payungi
26 Desember 2021
0

Pengelolaan adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan ekowisata adalah salah satu pembangunan tempat untuk...

Kendaraan Bermotor dan Penyakit Berbahaya: Berhubungan, kah?

Kendaraan Bermotor dan Penyakit Berbahaya: Berhubungan, kah?

by Payungi
26 Desember 2021
0

Udara yang bersih dan sehat merupakan kebutuhan utama bagi setiap makhluk hidup baik manusia, hewan, maupun tumbuhan sehingga kelestariannya sangat...

Deterjen: Berbahaya Enggak, Sih?

Deterjen: Berbahaya Enggak, Sih?

by Payungi
26 Desember 2021
0

Air merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pemenuhan kehidupan makhluk hidup. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti keperluan...

Green Ramadhan

Green Ramadhan

by Payungi
19 April 2021
0

Liqo Literasi #7 yang berlangsung pada Sabtu, 17 April 2021 membahas tentang Green Ramadhan. Ternyata sampah selama bulan Ramadhan pada...

Budaya dan Gender

Budaya dan Gender

by Payungi
12 April 2021
0

By Lathifah T (Alumni SPP Vol 1) Kebiasaan-kebiasaan yang terjadi kerap kali menjadi budaya yang berkembang di masyarakat. Perempuan sering...

Ecofeminism

Ecofeminism

by Payungi
5 April 2021
0

By: Adilla Safira Putri (Alumni SPP Vol 1) "Ecofeminisme: Menyoal Perempuan dan Alam". Ecofeminisme suatu faham bagaimana keterkaitan erat antara...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Datang Lebih Lama

    Datang Lebih Lama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idenya Dianggap “Gila”, Penggagas Payungi Metro Diganjar Local Heroes Award oleh Tribun Network

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Payungi’ Kota Metro, Pasar Lokal yang Jadi Wisata Edukasi dan Kampung Kuliner di Hari Minggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekowisata Hutan Mangrove, Yuk Kunjungi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Payungi, Market yang Menghidupkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TENTANG KAMI

Payungi hadir atas inisiatif warga berdaya yang percaya perubahan bisa dilakukan dengan gotong royong.

Alamat: Jl. Kedondong, Yosomulyo, Kec. Metro Pusat, Kota Metro, Lampung 34111

Kontak: 0812-7330-7316

LOKASI PAYUNGI

  • Bank Sampah
  • Kampung Bahasa
  • Kampung Kopi
  • Pasar Payungi
  • Payungi Media
  • Payungi University
  • Pesantren Wirausaha
  • Pusat Studi Desa

© 2020 Payungi - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • News
  • Video

© 2020 Payungi - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?