By: Adilla Safira Putri (Alumni SPP Vol 1)
“Ecofeminisme: Menyoal Perempuan dan Alam”.
Ecofeminisme suatu faham bagaimana keterkaitan erat antara perempuan dan alam. Keterkaitan bagaimana ketidakberdayaan ketika terjadi penindasan terhadap perempuan dan pengeksploitasian alam. Perempuan dan alam dijadikan hanya sebagai objek, bukan sebagai subjek. Dimana pemahaman bahwa kedudukan keduanya lebih rendah. Padahal kita semua sama entah manusia itu sendiri, hewan, tumbuh-tumbuhan, ataupun ekosistem yang kita tempati saat ini yang merupakan bagian dari bumi.
Manusia dengan sebutan sebagai khalifah di muka bumi, ini bukan berarti sebagai pemimpin tetapi sebagai pemelihara. Oleh karena itu, tentunya kita sebagai manusia bukan hanya berdasarkan ecofeminisme saja yang dimana yang bertanggung jawab dan berkaitan hanya perempuan tetapi lelaki pun juga mempunyai peran untuk memelihara bumi ini. Sesungguhnya ketika bumi memberi sudah sepatutnya kita tidak hanya menerima dan mengambil sesukanya saja, tidak lupa juga untuk memberi dengan menjaga bumi secara bijak. Jagalah bumi seperti menjaga tubuh kita, alam seperti tubuh kita dan air seperti darah kita. Apabila kita tidak menjaganya dan hanya memanfatkanya saja suatu saat salah satu bagian akan sakit dan menunjukkan gejalanya. Kita tidak menjaga perut kita dengan memakan makanan sembarangan, akan muncul namanya penyakit diare. Sama halnya dengan bumi ini dengan sumberdaya alamnya kita keruk sesuka hati, sampah yang kita buang semena-mena, pohon-pohon kita tebangi, hewan-hewan kita lukai, dan masih banyak lagi hal-hal yang harus kita renungi kegiatan apa saja yang bisa berakibat buruk bagi tubuh kita ini yaitu bumi.
Tidak harus dimulai dengan hal besar untuk mulai menjaga bumi ini, kita bisa memulai dengan hal-hal kecil di kehidupan sehari- hari. Menghemat pemakaian air dan listrik misalnya, kurangi pemakaian sampah plastik dengan memakai tumblr, membuang sampah dengan benar dan di tempatnya, dan masih banyak hal yang bisa kamu lakukan. Ubah pikiran bahwa ini hanya tanggung jawab pemerintah, pemerhati lingkungan, petugas kebersihan, tetapi ini juga tanggung jawab kita semua yang selalu berkaitan juga dengan alam. Jika salah satu dari kita berpikiran seperti itu dan menyebarkan pemikiran baik ini ke 10 orang ini, akan ada 10 orang lagi berpikiran seperti ini dan tentunya akan selalu bertambah dan semakin banyak orang yang memiliki kesadaran untuk menjaga bumi ini, bumi yang tidak hanya milik kita sekarang, tapi juga milik generasi kita mendatang.






